Langsung ke konten utama

Berita || Pentingnya Akreditasi Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan SMAN 1 Poco Ranaka

Berita || Pentingnya Akreditasi Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan SMAN 1 Poco Ranaka

Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat (22) bawah Akreditasi adalah penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.

Karena Akreditasi sangat penting dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Salah satu lembaga pendidikan formal yang ingin mendapatkan bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional merupakan lembaga pendidikan SMAN 1 Poco Ranaka. Tentu, ada beberapa mekanisme akreditasi sekolah yang diterapkan untuk mengurangi kegagalan sehingga membuahkan hasil yang maksimal. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Poco Ranaka melalui wawancara, Jumat (23/03/2023) di ruang kepala sekolah.

Ferdinandus Fifardin S.Pd. Selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Poco Ranaka menjelaskan persyaratan akreditasi sekolah. Dijelaskannya, ada 4 item yang harus dinilai dan harus dipersiapkan dalam proses akreditasi, yaitu: 1. Mutu lulusan, 2. Mutu guru, 3. Proses pembelajaran dan 4. Manajemen sekolah.

“Pertama, akreditasi sekolah merupakan proses penilaian berkala yang dilakukan oleh pemerintah terhadap keseluruhan proses pembelajaran, berkaitan dengan apa yang akan diakreditasi atau poin akreditasi. Sebelum tahun 2020, delapan standar pendidikan telah terakreditasi. Namun saat ini proses akreditasi lebih menekankan pada keseluruhan proses kegiatan. Ada 4 item yang harus dinilai dan harus dipersiapkan dalam proses akreditasi, yaitu: 1. Mutu lulusan, 2. Mutu guru, 3. Proses pembelajaran dan 4. Manajemen sekolah. Jadi keempat hal ini harus dinilai, yang sebenarnya dari keempat itu ada sekitar 35 item yang harus dinilai dan harus dipersiapkan dalam proses akreditasi.” Pungkas pimpinan lembaga tersebut.

Kemudian Ferdinandus menjelaskan tujuan sekolah mengadakan akreditasi. Ia menjelaskan, tujuan sekolah melakukan akreditasi adalah untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah atas kredibilitas dan eksistensi sekolah. Jika akreditasi sekolah terakreditasi A maka 50% yang mendaftar berpeluang diterima, jika terakreditasi B maka 30% yang terdaftar akan diterima, jika terakreditasi C sekitar 10% atau 15%. Kalau tidak terakreditasi dia hanya 5%.

“Tujuan sekolah melaksanakan akreditasi adalah untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah atas kredibilitas dan eksistensi sekolah. Tentu saja adik-adik tahu di perguruan tinggi. Perguruan tinggi negeri atau swasta juga harus memiliki syarat sekolah, apa pun sekolah yang terakreditasi, jika dalam proses penerimaan di perguruan tinggi negeri yang jalur senam PT, berarti seleksi melalui rapor atau apa yang di akreditasi sangat menentukan. Jika akreditasi sekolah terakreditasi A maka 50% yang mendaftar kemungkinan besar diterima, jika terakreditasi B maka 30% yang terdaftar akan diterima, jika terakreditasi C sekitar 10% atau 15%. Kalau tidak terakreditasi hanya 5% dan akreditasi dibatasi 5 tahun, maka setiap kali akreditasi ulang dievaluasi kembali keberadaan dan keberlangsungan sekolah sehingga bisa mendapat pengakuan patut untuk bisa disebut A, B, atau C. Karena itu pihak sekolah selalu dengan senang hati meng update. Kemudian setiap 5 tahun dievaluasi kembali. Nah itu proses pengakuan kredibilitas sekolah, jadi itu tujuan akreditasi.” Terang bapak Ferdinandus.

Lebih lanjut Ferdinandus menjelaskan bagaimana sekolah dapat melakukan akreditasi. Dijelaskannya, sekolah bisa melakukan akreditasi, yang pertama dilakukan adalah mendaftar, mendaftar di akunnya, mendaftar di Siam Akreditasi. Setelah mendaftar, mereka dibantu oleh tim proses penilaian sekolah yaitu badan akreditasi sekolah agar nantinya sekolah memenuhi tagihan dalam sistem.

“Sekolah dapat melakukan akreditasi, hal pertama yang mereka lakukan adalah mendaftar, mendaftar di akun dia, mendaftar di siam akreditasi, sekolah mendaftar dan siap. Setelah mendaftar, lalu di asasi oleh tim proses penilaian sekolah yaitu badan akreditasi sekolah. Sehingga nantinya sekolah memenuhi tagihan yang ada di sistem. Seperti dia diminta membuat item untuk mutu lulusan, mutu guru, mutu proses pembelajaran dan manajemen sekolah, itu harus dipenuhi dan diisi, kemudian sekolah menilai target, dia mau target C, target B dan target A. Sekolah memiliki target sehingga dari target tersebut sehingga dapat memenuhi item-item yang ditagih.” Tutupnya.

Komentar

mengulik cerpen mengatakan…
Mntap ee nara👍
CatatanDiUjungPenaku mengatakan…
Mantap rivin,Berita terkait akreditasi sekolah memang harus di publikasikam untuk
Meningkatkan kualitas dan mutu lembaga pendidikan tersebu.👍
CatatanDiUjungPenaku mengatakan…
Mantap rivin,beritanya menarik😊
FaustinaAndu mengatakan…
Beritanya mantap
FaustinaAndu mengatakan…
Mantap beritanya
Frida mengatakan…
Terkadang tuntutan akreditasi dengan nilai, baik atau pun sangat baik terhadap satu lembaga sangatlah penting, untuk masadepan lembaga tersebut. Tetapi kita sebagai masa depan yang tentunya paham betul dengan arti akreditasi tentu tidak hanya nama baik lembaga saja yang kita utamakan dan perjuangkan tetapi kualitas dari setiap siswa juga tak kalah pentingnya kita perjuangkan, agar kita bisa meluluskan siswa/i yang berkompeten.



Gaul eww nara daku.💪

Postingan populer dari blog ini

Narasi || Kita Membutuhkan Lebih Banyak Waktu, Tetapi Waktu Tidak Dapat Dipinjam.

Narasi ||  Kita Membutuhkan Lebih Banyak Waktu, Tetapi Waktu Tidak Dapat Dipinjam. Sabtu, 25 Maret 2023. Penarikan Magang 1 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Kegiatan penarikan tersebut dilaksanakan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Magang (DPM), Bapak Bernardus Tube, M.Pd. Singkat cerita, setelah dua minggu belajar banyak hal bersama para guru dan siswa-siswi di SMA 1 Poco Ranaka, kami dibekali ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat untuk masa depan kami. Hari ini adalah hari terakhir kami bersama keluarga besar SMAN 1 Poco Ranaka. Waktu terlalu singkat bagi kami yang terlanjur terpikat oleh senyum SMANSAPORA yang terpancar dengan segala keindahan dan kenyamanannya yang memanjakan mata bagi yang melihat. Kami sudah menganggapnya sebagai rumah sendiri, tempat berteduh berlomba mencari ilmu, belajar mencari pengalaman dan membangun relasi dengan teman baru. Terimakasih kepad...

Narasi || SMAN 1 POCO RANAKA KEREN

Narasi   ||  SMAN 1  POCO RANAKA KEREN Selasa, 14 Maret 2023. Kami sebagai mahasiswa Magang 1 di berikan kepercayaan oleh guru piket agar masuk di setiap kelas untuk mendata nama – nama siswa/i yang tidak hadir. Di sela – sela kegiatan kami berkesempatan untuk perkenalan diri serta menjelaskan tujuan kedatangan kami disekolah tersebut. Tidak lupa juga kami menanyakan hobi dari setiap siswa/i tersebut. Puji Tuhan ternyata banyak siswa/i yang mempunyai bakat dan mereka siap untuk tampil di depan teman - temannya.  Tujuan dari kegiatan tersebut dilakukan adalah agar siswa mengenali dirinya sendiri. Terkadang masih banyak siswa sekolah menengah yang bahkan tidak tahu tentang bakat yang mereka miliki. Maka dari itu dengan adanya tes pengembangan bakat siswa ini sangat penting dilaksanakan agar siswa paham akan hobi dan hal yang bisa membuat mereka tertarik. Karena semua manusia terlahir dengan bakatnya masing-masing. Oleh karena itu kami berusaha m...

Film Dokumenter, Mengenal Tarian Caci Budaya Masyarakat Manggarai, Flores, NTT.

Dengungan gong dan gendang menandakan dimulainya permainan caci. Tubuh para penari menggeliat mengikuti pola suara gong dan gendang yang ditabuh oleh para ibu-ibu di podium. Meski matahari terus terik, namun penonton semakin memadati lapangan Cekalikang, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur. Mata penonton menjadi pusat perhatian para pemain caci. Saputangan terus berputar di atas kepala sementara gerakan pinggul dan sentakan kaki membuat lokasi semakin mencekik. Untuk mengenal Tari Caci lebih dalam, saya akan menjelaskan secara detail mulai dari Pengertian, Aturan, Busana, dan Fungsi Tari Caci. 1. Apa Itu Tarian Caci? Dikutip dari situs Dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Manggarai. Caci atau tarian caci adalah tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk (larik) dan perisai (Nggiling). Penari yang bersenjatakan Larik bertindak sebagai penyerang dan lainnya yang bertahan menggunakan Nggiling. Tari ini biasanya d...