Langsung ke konten utama

Perayaan memperingati HUT PGRI ke-78: Kolaborasi Sekolah dalam Mewujudkan Semangat Olahraga dan Solidaritas

Perayaan memperingati HUT PGRI ke-78: Kolaborasi Sekolah dalam Mewujudkan Semangat Olahraga dan Solidaritas.

Turnamen Bola Voli Putri. Guru SMAN 1 vs Siswi SMKN 1 Poco Ranaka.

Dalam rangka HUT PGRI ke-78, lembaga pendidikan SMAN 1, SMAN 5 dan SMKN 1 Poco Ranaka berkolaborasi menyelenggarakan pertandingan olahraga untuk memeriahkan acara perayaan HUT PGRI ke-78. (Rabu, 22/11/23)

Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kerja sama antar siswa serta mengapresiasi peran guru dalam mengembangkan potensi siswa.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Poco Ranaka, berbagai kegiatan olah raga seperti turnamen bola voli putra dan voli putri dilaksanakan dengan semangat bersaing yang sehat. Guru dan siswa dari berbagai sekolah menunjukkan kepiawaian dan semangatnya dalam setiap pertandingan sehingga menciptakan suasana kompetisi yang membanggakan.

Perayaan HUT PGRI tersebut tidak hanya menyuguhkan pertandingan olahraga, tetapi juga berbagai kegiatan pendukung, seperti balap kelereng, tarik tambang, makan kerupuk dan tari congka sae sebagai bagian dari acara tersebut.

Pak. Darius Ngkahar S.Pd, selaku Kepala Sekolah SMAN 5 Poco Ranaka sedang menyampaikan sambutannya.

Kepala sekolah SMAN 5 Poco Ranaka, Pak. Darius Ngkahar, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rangkaian acara dan tujuan kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu – Sabtu tanggal 25 November.

“Adapun rangkaian acara yang kita laksanakan mulai hari ini – Sabtu tanggal 25. Tujuannya untuk memeriahkan acara ulang tahun PGRI ke-78. Ini merupakan hal yang baik untuk kita saling berbagi untuk ketiga lembaga pendidikan besar. Hal ini melambangkan persaudaraan kita, baik kami sebagai orang tua maupun adik-adik sekalian,” ucapnya

Lebih lanjut Pak. Darius menyampaikan harapan ketiga lembaga pendidikan ini selama kegiatan berlangsung untuk bersatu padu dalam menjalankan kegiatan di lembaga-lembaga tersebut guna terjalinnya tali persaudaraan antar ketiga lembaga pendidikan sebagai tenaga kependidikan dan peserta didik.

 “Adapun harapan dari ketiga lembaga ini, kita bersatu padu untuk melaksanakan kegiatan di lembaga ini guna menjalin hubungan persaudaraan antara kita sebagai orang tua dan adik-adik sekalian. Oleh karena itu, harapan kami para orang tua ketiga sekolah ini dapat berjalan dengan baik dan aman, selama kegiatan ini berjalan, tidak ada wajah cemberut namun muncul senyuman. Mari kita rayakan hari ulang tahun ini teristimewa untuk kita, orang tua dan adik-adik yang akan merayakan acara ini dengan gembira, tidak akan ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, itulah harapan kami,” lanjutnya.

Para siswa SMAN 1, SMAN 5, dan SMKN 1 Poco Ranaka. Sedang mengikuti apel pembukaan turnamen olahraga memperingati HUT PGRI ke-78.

Kemudian Pak. Darius menyampaikan ucapan terima kasih kepada para siswa dan guru yang hadir sekaligus membuka acara tersebut secara resmi.

 “Saya mewakili kedua kepala sekolah SMAN 1 dan SMKN 1 Poco Ranaka mengucapkan terima kasih kepada adik-adik dan juga para guru yang telah hadir pagi ini. Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan dan atas izin Tuhan Yang Maha Esa serta izin kita semua maka acara ini akan saya buka secara resmi.” Tutupnya.

Pertandingan Bola Voli Putra. Siswa SMAN 1 vs Guru SMAN 5 Poco Ranaka.

Kegiatan olahraga ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar guru dan siswa dari berbagai sekolah. Semangat sportivitas terpancar dalam setiap aksi dan interaksi di lapangan, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.

Kolaborasi antar-sekolah ini juga merupakan wujud dari komitmen bersama untuk terus mendukung pengembangan olahraga di kalangan siswa serta menguatkan hubungan antar-lembaga pendidikan dalam membangun karakter positif pada generasi penerus bangsa.

Dengan semangat yang membara, perayaan HUT PGRI kali ini sukses menunjukkan betapa pentingnya olahraga sebagai salah satu sarana yang efektif untuk mempererat tali persaudaraan dan memupuk nilai-nilai positif di kalangan siswa.

Penulis: Arivin Dangkar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Narasi || Kita Membutuhkan Lebih Banyak Waktu, Tetapi Waktu Tidak Dapat Dipinjam.

Narasi ||  Kita Membutuhkan Lebih Banyak Waktu, Tetapi Waktu Tidak Dapat Dipinjam. Sabtu, 25 Maret 2023. Penarikan Magang 1 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Kegiatan penarikan tersebut dilaksanakan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Magang (DPM), Bapak Bernardus Tube, M.Pd. Singkat cerita, setelah dua minggu belajar banyak hal bersama para guru dan siswa-siswi di SMA 1 Poco Ranaka, kami dibekali ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat untuk masa depan kami. Hari ini adalah hari terakhir kami bersama keluarga besar SMAN 1 Poco Ranaka. Waktu terlalu singkat bagi kami yang terlanjur terpikat oleh senyum SMANSAPORA yang terpancar dengan segala keindahan dan kenyamanannya yang memanjakan mata bagi yang melihat. Kami sudah menganggapnya sebagai rumah sendiri, tempat berteduh berlomba mencari ilmu, belajar mencari pengalaman dan membangun relasi dengan teman baru. Terimakasih kepad...

Narasi || SMAN 1 POCO RANAKA KEREN

Narasi   ||  SMAN 1  POCO RANAKA KEREN Selasa, 14 Maret 2023. Kami sebagai mahasiswa Magang 1 di berikan kepercayaan oleh guru piket agar masuk di setiap kelas untuk mendata nama – nama siswa/i yang tidak hadir. Di sela – sela kegiatan kami berkesempatan untuk perkenalan diri serta menjelaskan tujuan kedatangan kami disekolah tersebut. Tidak lupa juga kami menanyakan hobi dari setiap siswa/i tersebut. Puji Tuhan ternyata banyak siswa/i yang mempunyai bakat dan mereka siap untuk tampil di depan teman - temannya.  Tujuan dari kegiatan tersebut dilakukan adalah agar siswa mengenali dirinya sendiri. Terkadang masih banyak siswa sekolah menengah yang bahkan tidak tahu tentang bakat yang mereka miliki. Maka dari itu dengan adanya tes pengembangan bakat siswa ini sangat penting dilaksanakan agar siswa paham akan hobi dan hal yang bisa membuat mereka tertarik. Karena semua manusia terlahir dengan bakatnya masing-masing. Oleh karena itu kami berusaha m...

Film Dokumenter, Mengenal Tarian Caci Budaya Masyarakat Manggarai, Flores, NTT.

Dengungan gong dan gendang menandakan dimulainya permainan caci. Tubuh para penari menggeliat mengikuti pola suara gong dan gendang yang ditabuh oleh para ibu-ibu di podium. Meski matahari terus terik, namun penonton semakin memadati lapangan Cekalikang, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur. Mata penonton menjadi pusat perhatian para pemain caci. Saputangan terus berputar di atas kepala sementara gerakan pinggul dan sentakan kaki membuat lokasi semakin mencekik. Untuk mengenal Tari Caci lebih dalam, saya akan menjelaskan secara detail mulai dari Pengertian, Aturan, Busana, dan Fungsi Tari Caci. 1. Apa Itu Tarian Caci? Dikutip dari situs Dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Manggarai. Caci atau tarian caci adalah tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk (larik) dan perisai (Nggiling). Penari yang bersenjatakan Larik bertindak sebagai penyerang dan lainnya yang bertahan menggunakan Nggiling. Tari ini biasanya d...