Langsung ke konten utama

Postingan

SABDA ALAM

Hujan turun, lembut menyentuh bumi Menari-nari di atas daun yang gemetar Bisikan air mengalir dalam irama lembut Menyanyikan lagu kesunyian malam Tetes-tetes embun bergelayut di ujung daun Menyinari bulan yang malu-malu muncul Suara hujan seperti rahasia alam semesta Mengingatkan kita pada keindahan yang sederhana Rindu mengalir dalam setiap tetes hujan Menghapus jejak panas dan kekeringan Hujan adalah doa yang turun dari langit Memberi kehidupan pada bumi yang haus Di bawah payung hujan, kita merenung Menghirup aroma tanah yang basah Hujan adalah pelukan dari alam semesta Mengingatkan kita pada keajaiban ciptaan Tuhan Biarlah hujan terus turun dengan lembut Menyirami bumi yang kita cintai Dan biarlah puisi hujan ini terus dinyanyikan Sebagai pujian untuk keindahan alam yang abadi.

Lihatlah, Ada Keajaiban di Setiap Detik yang di Lewati

Di dalam labirin waktu yang tak terelakkan, kita menemukan kisah-kisah kehidupan yang terjalin begitu erat. Seiring berjalannya waktu, ruang antara detik-detik itu menjadi pembimbing yang tak tergantikan. Waktu bukan hanya sekedar penanda hari yang berganti, tetapi juga guru yang penuh hikmah. Di setiap langkahnya, waktu mengajarkan kita arti kesabaran. Ketika hari-hari berlalu, kita menyadari bahwa kehidupan tak selalu mengikuti skenario yang kita tulis. Terkadang, waktu membawa cobaan yang membuat kita terjatuh, namun di sanalah pelajaran berharga tersebar. Waktu juga menyampaikan pesan tentang perubahan. Setiap detik adalah transformasi kecil, membangun pola hidup dan karakter yang semakin matang. Melalui perjalanan waktu, kita belajar merangkai mimpi dan mewujudkan harapan-harapan yang terpendam. Terkadang, waktu adalah penyembuh luka yang tak terucap. Di tengah kepedihan dan kegagalan, ia memberikan waktu untuk menyembuhkan hati dan membangun kembali diri yang hancur. Pelajaran te...

Perayaan memperingati HUT PGRI ke-78: Kolaborasi Sekolah dalam Mewujudkan Semangat Olahraga dan Solidaritas

Perayaan memperingati HUT PGRI ke-78: Kolaborasi Sekolah dalam Mewujudkan Semangat Olahraga dan Solidaritas. Turnamen Bola Voli Putri. Guru SMAN 1 vs Siswi SMKN 1 Poco Ranaka. Dalam rangka HUT PGRI ke-78, lembaga pendidikan SMAN 1, SMAN 5 dan SMKN 1 Poco Ranaka berkolaborasi menyelenggarakan pertandingan olahraga untuk memeriahkan acara perayaan HUT PGRI ke-78. (Rabu, 22/11/23) Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kerja sama antar siswa serta mengapresiasi peran guru dalam mengembangkan potensi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Poco Ranaka, berbagai kegiatan olah raga seperti turnamen bola voli putra dan voli putri dilaksanakan dengan semangat bersaing yang sehat. Guru dan siswa dari berbagai sekolah menunjukkan kepiawaian dan semangatnya dalam setiap pertandingan sehingga menciptakan suasana kompetisi yang membanggakan. Perayaan HUT PGRI tersebut tidak hanya menyuguhkan pertandingan olahraga, tetapi juga berbagai kegiatan pendukung, ...

Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Poco Ranaka: Suara Demokrasi Pelajar Berkumandang

Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Poco Ranaka: Suara Demokrasi Pelajar Berkumandang SMA Negeri 1 Poco Ranaka, 04 November 2023 – Hari ini, para siswa SMA Negeri 1 Poco Ranaka berkumpul dengan semangat di lapangan untuk memilih Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang akan memimpin mereka selama satu tahun ke depan. Tempat pemilihan ketua OSIS dilaksanakan di ruang kelas yang terbagi menjadi tiga TPS 01 – TPS 03. Pemilihan OSIS tahun ini diadakan sebagai bagian dari tradisi demokrasi di sekolah ini, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih pemimpin mereka sendiri. Pemilihan Ketua OSIS tahun ini melibatkan empat kandidat yang berpotensi, yakni Elisa Jantar, Magdalena Putri, Sisilia Jijung dan Aldianus Jematu. Keempat kandidat ini telah mengajukan visi dan misi mereka dalam pidato dan materi kampanye yang mereka bagikan kepada seluruh siswa selama kampanye pemilihan. Masing-masing dari mereka memiliki pandangan yang unik tentang bagaimana me...

KOTA VIRTUAL

KOTA VIRTUAL  Di bawah kilatan layar sentuhan, Kota virtual tumbuh tak berhenti, Tak ada gedung, tak ada jalan, Hanya kode-kode yang melenting. Kita bermain dengan karakter palsu, Kehidupan digital yang meresap dalam darah, Pengikut dan like, kita selalu haus, Meski wajah nyata semakin jauh. Dunia nyata terlihat begitu kusam, Kita tenggelam dalam alam semu, Mencari makna dalam bit dan byte, Terkadang aku merasa begitu kehilangan. Di kota virtual ini, kita menari, Bersama avatar, kita melupakan dunia nyata, Namun, pertanyaan masih tetap menghantui, Apakah ini yang kita cari atau hanya ilusi semata?

MENDUNG

MENDUNG Di bawah langit mendung, hujan turun perlahan Menyapa bumi dengan gemuruh lembut dan nyaman Tetes-tetes hujan seperti pelukan dari langit Mengalir pelan memberikan ketenangan dalam hati Mendung yang gelap melingkupi alam ini Seakan alam sedang tidur dalam keheningan sejati Pohon-pohon bergoyang, daun-daun pun basah Menghadirkan keindahan dalam nuansa hujan yang basah Di setiap tetes hujan, tersembunyi cerita Tentang kehidupan yang terus berjalan, tak terhentikan Mengingatkan kita bahwa dalam segala kegelapan Ada kecantikan yang tersembunyi, dibalik mendung yang kelam Hujan yang membasahi bumi dengan lembut Menyirami kehidupan, memberi kehidupan yang subur Mendung dan hujan adalah bagian dari perjalanan Mengajarkan kita tentang kesabaran dan kekuatan.

PULANG

PULANG Pulang adalah kembali ke tempat yang kita cintai  Ke rumah yang menjadi tempat berlindung  Tempat di mana kita merasa aman Pulang adalah reuni dengan keluarga tercinta  Dalam dekapan hangat mereka yang selalu merindu  Senyuman mereka adalah pelipur lara Pulang adalah berbagi cerita dan kenangan  Mengenang masa lalu, tertawa, dan bercengkrama  Membuat hubungan semakin erat Pulang juga bisa menjadi pengingat  Akan perjalanan hidup yang telah kita jalani  Dan tujuan yang ingin kita capai Pulang, dalam puisi ini, menjadi sebuah simbol  Tentang kembali ke akar-akar kita  Mengenang dan menghargai asal-usul kita Pulang adalah perjalanan yang penuh arti  Menghubungkan kita dengan masa lalu dan masa depan  Mengingatkan kita akan pentingnya rumah dan keluarga Pulang adalah bagian dari kita  Sebuah ikatan yang tak pernah putus  Pulang, sebuah kata yang selalu kita rindukan.